Nihayah Yang Hidup Di Dalamnya : Ijen Purba
Ditempat ini, dengan nihayah yang hidup dalamnya
Ijen Purba ! ya orang mengenalnya dengan nama ini
Rangkaian batu saling berdekatan
Seakan bercerita padaku
Sembari menyematkan napas sejarah bumi
Tanah yang menyimpan pesan
Mendulang suara-suara agar menjaganya
Dan paham betul tapak baik tanpa kepalsuan
Air yang menyatu pada tubuhnya
Bersabda kata alam
Merajut harmoni terus berulang
Teruslah merindu,
Sampai memecah langit
Dari siang yang mengenalkan doa pencarian
Atau dari malam sejujur merelakan
Suara pikiran terus berdengung
Ijen Purba punya cara indah
Memperpanjang ingatan istimewa
Dan akan terus menceritakannya
Meski hanya sekuntum rindu
-2024
___________________
* Sultan Musa, berasal dari Samarinda Kalimantan Timur. Tulisannya tersiar di berbagai platform media daring dan luring. Karya-karyanya masuk dalam beberapa antologi bersama penyair Nasional & Internasional. Puisinya telah diterjermahkan dalam Bahasa Inggris, Italia, Spanyol dan Argentina. Tercatat pula dibuku Apa & Siapa Penyair Indonesia – Yayasan Hari Puisi Indonesia Jakarta 2017. Merupakan 10 Penulis Terbaik versi Negeri Kertas Awards Indonesia 2020. Karya tunggal terbarunya berjudul Titik Koma (2021). Karya puisinya terpilih pada event “Challenge Heart and Art for Change” Collegno Fòl Fest Turin – Italia (2024). Bisa bersua melalui akun IG : @sultanmusa97